INTIMES.co.id | MEDAN – Sinergi Pengajian Wirid Akbar Kebun Sei Daun, PKS Sei Daun, dan Distrik Labuhan Batu I PTPN 3 melakukan penggalangan donasi untuk korban di Palestina. Dari penggalangan donasi tersebut, terhimpun donasi sebesar Rp10.000.000 yang kemudian disalurkan ke Dompet Dhuafa Waspada, Senin (20/11).

Hadir langsung ke Kantor Dompet Dhuafa Waspada, Ihdina selaku Penasihat Pengajian didampingi Fitri Ketua Perwiridan Kebun Sei Daun menyerahkan donasi kepada Sulaiman selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada.

Ihdina pada kesempatan itu menyampaikan bahwa ia ingin menularkan semangat untuk membantu masyarakat Palestina.

“Dengan semangat kebersamaan membantu saudara kita di Palestina, kami juga ingin kiranya yang lain ikut sama-sama membantu. Kondisi mereka di Palestina saat ini butuh bantuan kita,” ucapnya.

Kendati demikian, ia menyadari bahwa nominal donasi bukan menjadi hal yang utama. “Walau berapa pun donasinya yang terpenting keikhlasan. Kami juga berharap sedikitnya donasi ini nantinya bisa bermanfaat,” ungkap Ihdina.

Sulaiman selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada pun mengapresiasi penggalangan donasi yang dilakukan ibu-ibu perwiridan tersebut.

“Kami turut bangga melihat semangat ibu-ibu mengumpulkan donasi untuk Palestina apalagi langsung hadir ke kantor kami untuk menyerahkannya. Kami juga terima kasih karena sudah bersinergi dalam kebaikan ini. Bersama kita doakan agar saudara kita di Palestina selalu diberikan kekuatan,” ucapnya.

Sulaiman juga berharap agar apa yang dilakukan menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang berperan.

“Semoga ini juga kan menjadi amal jariyah untuk ibu-ibu semua. Dan juga sebagaimana yang disampaikan ibu penasihat agar ini bisa menular kepada yang lainnya untuk menolong saudara kita di Palestina,” ucapnya.

Sampai saat ini, Dompet Dhuafa Waspada masih berupaya menjalankan dapur umum untuk para pengungsi di Palestina. Adapun dapur umum tersebut menyiapkan 1.000 paket makanan siap saji setiap harinya.

Selain kebutuhan pangan, bantuan lain juga disalurkan dalam bentuk bantuan evakuasi medis serta kebutuhan selimut untuk para pengungsi memasuki musim dingin.[]

Fakhrur
Editor