INTIMES.co.id | BANDA ACEH – Universitas Syiah Kuala (USK) menerima kunjungan Sekretaris Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia atau Sekretaris Utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Pertemuan ini berlangsung di Balai Senat, Selasa (18/7) kemarin.

Rektor USK, Profesor Marwan mengatakan, USK telah bekerja sama bersama Bappenas sejak lama, berlangsung dari tahun 1991. Belakangan, sejak Tsunami, maupun pandemi Covid-19 ada banyak lagi kerjasama antara kedua belah pihak, terutama mengenai pengembangan SDM. Dimana yang paling kentara adalah kerjasama di bidang kebencanaan.

“USK dengan dukungan dari Bappenas dapat memperkuat pembangunan infrastruktur, peluang hibah ke depan juga akan menjadi acuan bersama. USK bersama beberapa kampus yang lain, juga sudah bicara untuk membentuk konsorsium,” sebut Marwan.

Menurutnya, peran Bappenas sangat diperlukan USK, dalam menapaki status baru dengan PTN-BH. Karena itu, USK siap berkolaborasi dalam berbagai bidang demi menunjang terwujudnya kampus social entrepreneurship bertaraf world class university.

“Suatu kehormatan bagi USK, yang dipilih Bappenas sebagai kampus pertama di Sumatra yang mendapatkan sosialisasi RPJPN 2025-2045. Sebagai institusi pendidikan, USK siap berperan aktif demi tercapainya cita-cita Indonesia Emas,” ujar dia.

Dalam pertemuan tersebut, turut serta Kepala Bappeda Aceh, dan seluruh jajaran dekan USK. Pihak Bappenas mendengarkan masukan dan sharing bersama terkait pembangunan untuk pendidikan Aceh.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Sekretaris Utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Taufik Hanafi mengatakan, kehadiran mereka dalam rangka menindaklanjuti kunjungan Rektor USK, yang dalam suatu kunjungan pihaknya telah berjanji melaksanakan kunjungan balik.

“Kami mendapatkan update luar biasa terkait kapasitas yang dimiliki USK. Masukan yang kami dapatkan ini, saya kira ada yang sifatnya segera dibantu,” kata Taufik.

Secara spesifik, Sekretaris Bappenas menyampaikan, kedatangan mereka tidak terlepas dari tugas yang diberikan Presiden RI, Joko Widodo. Dimana Bappenas ditugaskan untuk mengkoordinasikan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

“Demi sinkronnya RPJPN untuk mencapai Indonesia Emas, maka perlu kerjasama dengan perguruan tinggi, termasuk USK. Ini penting untuk mensosialisasikan dan harmonisasi RPJPN dan Bappenas. Dimana USK mengawal agar RPJPN sejalan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, katanya, jika RPJPN tersebut rampung sebagaimana target yang ditetapkan, maka akan berguna sebagai rujukan bagi calon presiden dan turunannya, dalam menyusun program kerja.

“USK merupakan Perguruan Tinggi pertama di Sumatra yang kami sosialisasikan RPJPN 2025-2045. Karena kedepan, visi kita Indonesia Emas 2045,” tutur dia.

Taufik menjabarkan, ada lima sasaran visi tersebut, meliputi; pendapatan per kapita setara negara maju, kemiskinan menuju 0 persen dan ketimpangan berkurang, kepemimpinan dan pengaruh di dunia internasional meningkat, daya saing SDM meningkat, serta intensitas emisi GRK menurun menuju net zero emission.[]

Fakhrur
Editor