INTIMES.co.id | MEDAN – Lewat kegiatan Dongeng Kemanusiaan, SMP Harapan Harapan 1 Medan berhasil menghimpun donasi sebesar Rp40.715.000, Rabu (23/11).

Adapun donasi yang terhimpun ini disalurkan melalui Dompet Dhuafa Waspada untuk kemudian diberikan kepada korban di Palestina.

Donasi ini diserahkan langsung oleh Kepala Sekolah SMP Harapan 1 Medan Drs. Idris Ginting, MM kepada Manager Fundraising Dompet Dhuafa Waspada Hajrul Azhari Ritonga.

Dalam acara serah terima itu, Idris menyampaikan bahwa pihak sekolah mengadakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap korban di Palestina.

“Kami bersama para guru dan siswa mengumpulkan donasi ini dari kami untuk saudara kita di Palestina dan alhamdulillah hari ini disalurkan melalui Dompet Dhuafa Waspada,” ucapnya.

Selama lebih dari 40 hari Palestina mengalami genosida, ia juga turut merasa prihatin melihat kondisi Palestina saat ini.

“Tidak terbayangkan bagaimana situasi sulit di sana. Mereka harus menghadapi hari-hari tanpa makanan dan minuman, akses air dan listri yang juga tidak memungkinkan. Untuk itu kami berharap bantuan ini bisa sedikitnya membantu mereka,” tuturnya.

Menyahuti hal tersebut, Hajrul selaku Manager Fundraising Dompet Dhuafa Waspada menyampaikan ucapan terima kasih kepada SMP Harapan 1 Medan.

“Ucapan terima kasih kami untuk SMP Harapan 1 Medan karena secara bersama-sama telah membantu saudara kita dan mengamanahkannya melalui Dompet Dhuafa Waspada. Insya Allah bantuan ini akan disalurkan di tahap penyaluran berikutnya,” ucapnya.

Hajrul pun berharap hubungan baik antar SMP Harapan 1 Medan dengan Dompet Dhuafa Waspada dapat berlanjut.

“Kedepan kami berharap kiranya sinergi kebaikan ini akan terus terjalin baik dari program kemanusiaan ataupun program kebaikan lainnya,” ungkapnya.

Tentang bantuan yang diberikan untuk para warga di Palestina, Dompet Dhuafa Waspda tengah menyalurkan 1.000 paket makanan siap saji dengan mendirikan dapur umum selama sebulan.

Bantuan lain yang saat ini sedang disalurkan juga berupa selimut untuk para pengungsi yanh akan menghadapi musim dingin.[]

Fakhrur
Editor