INTIMES.co.id | Safaruddin hari ini merayakan ulang tahunnya yang ke-40. Ia memaknainya lewat ungkapan rasa syukur. Empat puluh tahun bukan usia yang singkat. Banyak cerita kehidupan yang dilaluinya baik sebagai manusia biasa, bintang sepakbola hingga pimpinan DPRA.

Lahir dari keluarga sederhana di sebuah kota kecil nan indah Aceh Barat Daya, anak pasangan (Alm) Sabirin dan Sarinah tersebut menghabiskan masa kecilnya dengan bermain bola dan mengaji, bersama teman sekampungnya ia kerap bermain di lapangan desa tetangga, maklum saja di tempat ia tinggal sepakbola masih kalah pamor dengan olahraga bola voly.

Beranjak remaja, bakat sepakbola Dhien sapaan akrab rekan-rekan mulai muncul ke permukaan, buktinya ia dipanggil menjadi bagian skuad Klub Persada Blangpidie. Walau kalah tenar dengan kakak kandungnya Safrizal Rolex, namun aksinya membela Persada di kompetisi Divisi II Aceh di Simeulu masih terekam dalam memory publik sepakbola Pantai Barat Selatan Aceh hingga sekarang.

Usai lulus SMA, Safaruddin melanjutkan pendidikannya di Universitas Sumatera Utara Medan. Disana ia pun mulai fokus menyelesaikan pendidikan akademiknya. Namun bukan Safaruddin namanya jika tak rindu sepakbola, lewat latihan ringan di lapangan kampus, ia malah terpantau tim kepelatihan sepakbola USU.

Dengan perawakan kekar dan hitam, Safaruddin menjadi penyerang andalan tim sepakbola kampus nomor satu di Sumatera Utara tersebut. Permainannya yang menawan mirip bomber Inter Milan Mohammed Kallon kala itu, sehingga membuat ia dikenal dengan nama Dhien Kallon.

Puncaknya, Pria kelahiran 1983 ini pun mampu membawa USU meraih gelar juara di event Pekan Olahraga Mahasiswa zona Sumbagut usai mengalahkan tim Aceh di babak final. Dan sepakbola jua lah yang membawa dirinya terpilih sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) USU.

Walau pencapaian dalam karir sepakbola tidak sampai ke tangga profesional, namun baginya dunia sikulit bundar telah memberikan warna berbeda dalam hidupnya.

Kebahagiaan terbesar bukanlah pada perayaan ulang tahun, melainkan pada kenyataan bahwa hidupnya kini bisa lebih bermanfaat bagi orang lain, baik sebagai wakil rakyat maupun pengajar di kampus Universitas Syiah Kuala, dan tentunya masih diberikan kemampuan bermain bola hingga 90 menit.

Selamat Ulang Tahun Dhien Kallon