INTIMES.co.id | MEDAN – Sebanyak 20 wanita usia produktif yang tergabung dalam Program terampil menjahit diresmikan oleh PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara. Selain peresmian program, PLN UID Sumut juga meresmikan rumah jahit untuk peserta menjahit pada Selasa (28/11) kemarin.

Rumah jahit yang disediakan oleh PLN sebagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh kelompok, agar para penjahit yang sudah selesai pelatihan dapat mengasah kemampuannya. Selain itu rumah jahit dapat diakses oleh kelompok untuk menghasilkan karya-karya dari jahitan mereka. Untuk terus mendukung penjahit usia produktif binaan PLN, maka rumah jahit yang telah diresmikan dapat mencurahkan inspirasi bagi mereka.

Kelompok terampil menjahit ini merupakan binaan PLN UID Sumut, selain pemberian fasilitas rumah, peserta juga terlebih dahulu diberikan pelatihan kompetensi menjahit dengan berbagai praktek untuk bekal kemampuan menjahit kepada peserta.

“Seluruh peserta sudah menyelesaikan pelatihan selama 4 bulan 2 pekan yang dimana sudah melakukan praktek blouse, celana, kebayak, rok, gaun pesta dan pemasangan payet. Sampai akhir penyelesaian kompetensi, 85 persen peserta sudah mengusai praktek” ungkap Budi Syahputra selaku perwakilan Baitulmaal Muamalat Sumatera Utara. PLN UID Sumut melalui Baitulmaal Muamalat Sumut melakukan bantuan pendampingan dan pelatihan kepada seluruh peserta menjahit usia muda produktif.

“Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PLN UID Sumut memang berfokus pada 3 sektor yaitu pendidikan, ekonomi dan lingkungan. Kali ini kami memberikan pendampingan dan pelatihan dengan mitra kami BMM Sumut dalam bidang ekonomi. Kami dari pihak PLN berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu yang sudah didapat dalam ruang lingkup kecil khususnya dan lingkup besar bisa berwirausaha,” tambah Ricky Yakob selaku Manager UP3 Medan.

Pelatihan dan pendampingan yang diberikan oleh PLN ini disambut baik oleh pemerintahan kota Medan, karena dengan adanya kegiatan ini para perempuan-perempuan Kota Medan memiliki kemampuan dimana bisa mendapat pendapatan apabila kemampuan ini dijadikan ladang usaha.

“Kami dari pemerintahan kota Medan, saya yang mewakili Wali Kota Medan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap peserta dan PLN yang sudah menginisiasi program ini. Karena program ini memang sangat bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi para peserta dan bisa menambah pendapatan apabila hasil karya ini diperjual belikan, pemerintah Kota Medan sendiri juga sangat mendukung UMKM yang ada di kota Medan” kata Dian Reni Karmila selaku Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan yang mewakili Wali Kota Medan.[]

Fakhrur
Editor