INTIMES.co.id | SIBOLGA – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara berikan bantuan program pendingin ikan kepada kelompok nelayan yang berada di Kota Sibolga dan juga Kabupaten Tapanuli Tengah sebagai wujud implimentasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Sarudik, Rabu (1/11).

Selain pendingin ikan, kelompok nelayan juga diberikan bantuan pemasangan instalansi listrik bentuk mendukung produksi pendingin ikan yang bisa bermuatan satu ton.

PT PLN (Persero) memberikan perhatian kepada nelayan mengingat masih banyaknya nelayan yang memakai jasa pihak swasta dalam membekukan hasil tangkapan mereka.

Permasalahan yang ada di kalangan para nelayan inipun mendapatkan perhatian oleh PLN Peduli dalam memberikan bantuan mesin pendingin ikan kepada dua kelompok yang diasessment dan dibentuk mandiri oleh PLN melalui mitra yang diunjuk.

Junita Simatupang selaku Pelaksana Harian Manager PLN UP3 Sibolga dalam sambutannya memberikan dukungan penuh dan tulus kepada para nelayan.

“Sebagai bentuk dukungan dan perhatian kami kepada masyarakat nelayan, kami dari pihak PLN memberikan bantuan mesin pendingin kepada kelompok nelayan. PLN berusaha memberikan bantuan yang terbaik kepada nelayan agar bantuan tersebut dapat dirasakan manfaatnya dan menambah pendapatan oleh nelayan tersebut serta dapat berdampak pada ekonomi penerima bantuan tersebut,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut perwakilan Bupati Tapanuli Tengah yang dalam hal ini diwakilkan oleh Mohammad Ridsam Batubara, yang juga selaku Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tapanuli Tengah memberikan dukungan dan apresiasi tinggi terhadap perhatian pihak PT PLN UID Sumatera Utara dalam memberikan bantuan berbentuk mesin pendingin kepada para nelayan yang ada di Sibolga dan juga Tapanuli Tengah.

“Kami dari Dinas Kelautan dan Perikanan Tapanuli Tengah mendukung dan mengapresiasasi atas kepedulian PLN dalam memberikan bantuan kepada warga kami yang berprofesi nelayan. Sehingga dengan bantuan ini bisa menambah pendapatan dan pengurangan pembiayaan atas sewa lokasi pendinginan ikan, dimana memang Tapanuli Tengah dan Sibolga adalah pemasok ikan terbesar,” katanya.

Selain kegiatan serah terima, PLN juga melakukan kunjungan kepada salah satu rumah anggota kelompok nelayan, Nun Ta’wil Zai, untuk melihat mesin pendingin ikan yang diberikan dan instalansi listrik yang siap digunakan.

Nasrin Piliang, mewakili para kelompok nelayan menyebutkan bahwa bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi mereka, karena selama ini mereka masih harus menyewa.

“Kami mengucapkan terima kasih pada pihak PLN yang sudah peduli kepada nelayan dengan memberikan mesin pendingin ikan, ini sangat bermanfaat bagi kami karena selama ini kami harus menyewa cold storege kepada pihak swasta dan ada biaya sewa. Namun dengan adanya bantuan ini bisa memangkas biaya sewa dan biaya itu bisa kami alokasikan kebutuhan yang lain,” tutupnya.

Dalam acara peresmian dan serah terima Pogram Bantuan Mesin Pendingin untuk Nelayan Sibolga dan Tapanuli Tengah juga turut hadir seluruh nelayan penerima manfaat bantuan, Kepala Camat dan Lurah Sarudik, Kepala Dinas Perikanan Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Sibolga, dan juga Kepala Bidang Produksi Perikanan Kota Sibolga.[]

Fakhrur
Editor