INTIMES.co.id | BANDA ACEH – Program Studi Ilmu Perpustakaan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara melakukan studi banding ke Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Selasa (9/5).

Kehadiran rombongan tersebut disambut langsung oleh Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Syarifuddin, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan Nazaruddin dan Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan Mukhtaruddin.

Dekan FAH UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Syarifuddin dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya merasa sangat senang dan menyambut baik kedatangan rombongan dari Prodi Ilmu Perpustakaan UIN Sumatera Utara.

Syarifuddin berharap semoga dengan adanya studi banding ini akan terus terjalin hubungan baik antara UIN Ar-Raniry khususnya Fakultas Adab dan Humaniora dengan FIS UIN Sumatera Utara.

“Kami sangat menyambut baik semoga ini awal yang baik untuk implementasi kerjasama yang sudah terjalin melalui forum ADIA dan ASDIP selama ini,” kata Syarifuddin disela-sela kunjungan Prodi Ilmu Perpustakaan UIN SU.

Selain itu, Syarifuddin berharap kepada mahasiswa khususnya prodi Ilmu Perpustakaan agar mampu memanfaatkan peluang di era digital. “Sejauh mana kerja ilmu sosial dan humaniora bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan FIS UIN SU, Abdul Karim Batubara, menjelaskan bahwa kunjungan studi banding ke Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh untuk menjalin silaturrahmi dan melakukan dialog dengan dosen Prodi Ilmu Perpustakaan terkait dengan tata kelola program studi berbasis akreditasi.

“Salah satu tujuan dari studi banding ini untuk FGD tentang tata kelola prodi berbasis akreditasi, mengingat pada tahun 2024 akan melakukan reakreditasi dan Oktober 2023 sudah harus submit borang akreditasi,” kata Abdul Karim Batubara.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Prodi Ilmu Perpustakaan FAH UIN Ar-Raniry Banda Aceh Mukhtaruddin, menjelaskan bahwa selain kegiatan FGD tentang tata kelola prodi berbasis akreditasi, juga dilaksanakan seminar nasional berskala kecil dengan melibatkan narasumber dari perwakilan mahasiswa prodi ilmu perpustakaan kedua kampus tersebut.

“Pada pertemuan tadi, kita juga berbagi pengalaman antara kedua kampus terkait program MBKM yang telah diterapkan. Melalui diskusi ini kita berharap nantinya dapat meningkatkan kerja sama antar kedua prodi mengenai program MBKM,” ungkapnya.

Kegiatan studi banding tersebut diakhiri dengan kunjungan ke Taman Bacaan Masyarakat Ar-Rasyid di Kajhu, Aceh Besar.[]

Fakhrur
Editor
Fakhrur
Reporter