INTIMES.co.id | BANDA ACEH – Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menegur penyedia makanan yang dikeluhkan penjaga stand Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8. Disbudpar juga akan segera memperbaiki fasilitas yang dinilai kurang memadai seperti toilet dan lainnya.
“Tadi kita sudah memanggil vendor penyedia nasi dan sudah kita tegur,” kata Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Budaya Disbudpar Aceh Evi Mayasari, Senin (6/11/2023).
Makanan yang diberikan kepada penjaga stan mulai malam ini diganti dengan menu lain yang lebih memuaskan. Menu tersebut berbeda dari sebelumnya.
Menurut Evi, fasilitas lain yang dikeluhkan pengunjung seperti toilet di arena PKA juga akan segera diperbaiki. Pihaknya juga akan segera menindaklanjuti keluhan air bersih dan tempat wudhu.
Disbudpar Aceh, katanya, berusaha memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung yang hadir di ajang akbar kebudayaan itu. Evi meminta maaf bila masih terdapat kekurangan.
“Kami meminta maaf bila ada fasilitas yang dinilai masih kurang. Kami akan segera memperbaiki semua fasilitas yang menjadi keluhan pengunjung,” jelas Evi.
Evi mengimbau pengunjung yang hadir ke PKA untuk menjaga kebersihan dan tidak memakai botol plastik. Panitia PKA menyediakan air minum yang diambil secara gratis di beberapa titik. Pengunjung cukup membawa tumbler atau botol minum.
Disbudpar mengusung konsep go green atau ramah lingkungan sehingga pengunjung diimbau ikut mengkampanyekan gerakan meminimalisasi penggunaan sampah plastik, dengan cara membawa tumbler dan kantong belanja sendiri, serta membuang sampah pada tempatnya.
Selain itu, di arena PKA juga tersedia pusat informasi yang akan sangat berguna bagi para pengunjung. Evi meminta pengunjung untuk menjaga barang bawaan dan anggota keluarga agar tidak ada yang tertinggal.
Menurut Evi, Disbudpar Aceh terbuka dengan segala kritikan yang membangun demi menyukseskan event PKA yang akan berlangsung hingga 12 November. Dia juga berterimakasih kepada masyarakat yang telah memberikan masukan dan saran.
“Mari kita sama-sama menyukseskan event yang ditunggu-tunggu masyarakat Aceh ini. Sampaikan bila ada kekurangan untuk kita perbaiki sama-sama,” ujar Evi.[]