INTIMES.co.id | MEDAN – Madrasah Ibtidaiah Swasta (MIS) Al Hidayah yang terletak di Jalan Bunga Teratai No. 52, Medan Selayang menggelar aksi Peduli Palestina, Kamis (7/12).

Kegiatan tersebut diisi dengan menyaksikan tayangan video sejarah kilas balik tentang kondisi masyarakat Palestina dari masa ke masa.

Disamping kegiatan tersebut, MIS Al Hidayah juga menyalurkan donasi terhimpun sebesar Rp5.000.000 yang kemudian disalurkan melalui Dompet Dhuafa Waspada.

Dalam kesempatan itu, Kepala Sekolah MIS Al Hidayah Sri Ningsih Pardosi,  menyampaikan ungkapan keprihatinannya atas bencana kemanusiaan yang terjadi di Palestina.

“Betapa sedih hati kami melihat kejadian yang menimpa saudara kami di sana. Kami ingin anak-anak juga bisa memahami secara sederhana tentang apa yang terjadi saat ini,” ucapnya.

Lewat kegiatan itu juga, Sri Ningsih ingin anak-anak didiknya turut merasakan kesedihan yang menimpa masyarakat Palestina.

“Dengan ini kami ajarkan kepada anak-anak untuk peduli kepada sesamanya. Kami juga berharap semoga donasi yang kami kumpulkan ini bisa bermanfaat untuk mereka,” ungkapnya.

Sulaiman selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada mengucapkan terima kasih atas kerjasama yang dilakukan dengan MIS Al Hidayah.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada MIS Al Hidayah. Selama ini MIS Al Hidayah juga konsen dalam isu-isu kemanusiaan, baik lewat dongeng dan nobar juga yang tujuannya bisa menanamkan rasa empati mereka sejak dini. Semoga donasi yang diberikan bisa bermanfaat,” ucapnya.

Terkait penyaluran bantuan yang dilakukan Dompet Dhuafa Waspada di Palestina, saat ini Dompet Dhuafa masih berupaya menjalankan dapur umum guna mencukupi kebutuhan pangan. Dalam satu hari 1.500 paket makanan siap saji dibagikan kepada para pengungsi.

Tidak hanya itu, bantuan berupa paket sembako, paket sanitasi untuk perempuan, selimut, obat-obatan, dan bantuan evakuasi medis masih terus dilakukan.

“Semua berkat kerjasama dan dukungan dari masyarakat khususnya di Sumut. Mudah-mudahan bantuan ini masih terus berlanjut karena mereka di sana masih sangat membutuhkan bantuan,” tutupnya.[]

Fakhrur
Editor