INTIMES.co.id – Meski suksesi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Aceh Besar kurang lebih 1 tahun lagi yakni November 2024 mendatang. Namun sejumlah nama bakal calon (balon) yang berpeluang maju pada Pilkada tersebut mulai kerap disebut-sebut masyarakat Kabupaten setempat.

Sejumlah nama bakal calon Bupati dan wakil Bupati Aceh Besar yang sering diperbincangkan masyarakat memiliki peluang untuk ikut pada kontestasi pesta demokrasi lima tahunan itu mulai bermunculan.

Informasi dihimpun INTIMES.co.id yang ditangkap dari obrolan warga, mulai dari obrolan di Media Sosial (Medsos), warung makan, kantin, saat jam istirahat kantor dan lainnya.

1. Mukhlis Basyah

Nama Mukhlis Basyah tidak asing lagi dalam Pilkada Aceh Besar, pria yang akrab di sapa aduen Muklis ini adalah mantan Bupati Mantan Bupati periode 2012-2017.

Sempat di calonkan kembali oleh beberapa barisan simpatisan Partai Aceh pada pilkada 2017 silam, namun pria kelahiran samahani ini memutuskan untuk tidak maju lagi sebagai calon Bupati, Alhasil partai yang di komondoi oleh mualem tersebut memilih Saifuddin Yahya (Pak Cek)-Juanda Djamal. Sayangnya, jagoan partai mantan kombatan itu kalah melawan Mawardi Ali-Tgk Husaini A Wahab.

Informasi ini diperoleh dari jajaran internal Partai Aceh Kemungkinan besar, Partai Aceh (PA) bakal mengusung Kembali Adun Mukhlis.

Apalagi pria kelahiran Samahani tersebut saat ini menjabat sebagai Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Aceh Besar yang tepilih dalam proses musyawarah yang melibatkan KPA sago 22, sagoe 25 dan sagoe 26 yang berlangsung di kantor Partai Aceh (PA) wilayah Aceh Besar Sabtu malam 29 Mei 2021. Lagi pula ia memegang posisi strategis di struktural pusat Partai Aceh. Sehingga, besar kemungkinan ia akan didahulukan untuk diberikan tiket maju kembali sebagai bupati.

2. HT. Ibrahim 

Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Aceh Besar yang saat ini menjabat sebagai wakil Ketua Demokrat Aceh masih diperhitungkan dalam kancah politik di Besar. Karena ia tidak berangkat dengan popularitas dan elektabilitas kosong.

Pernah menduduki sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Besar dan Anggota Dewan Perwakilan Aceh (DPRA) selama 2 periode, membuktikan bahwa bahwa Ia memiliki mesin politik yang tak bisa di pandang sebelah mata.

Namun kabar yang beredar ketua sekolah Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Aceh tersebut bakal maju sebagai anggota legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Dapil Aceh 1.

Namun selentingan kabar itu tentu tidak 100 persen benar. Karena Pileg dan Pilkada yang tidak digelar dalam waktu bersamaan, melainkan berselang beberapa bulan, membuka kemungkinan sosok pria yang akrab di sapa ampon bang ini juga akan ikut meramaikan kontestasi Pilbup Aceh Besar.

3. Iskandar Ali

Ketua DPRK Kabupaten Aceh Besar ini digadang gadang akan maju bersaing untuk jabatan kursi eksekutif.

Desas-desus yang beredar, kemungkinan majunya Iskandar Ali, ingin melanjutkan napa perjuangan sang kakak, Mawardi Ali (Bupati Aceh Besar periode 2017–2022) yang sudah di rekomedansi oleh Partai Amanat Nasional (PAN) sebagai calon gubernur Aceh pada Pilkada 2024.

Lagi pula, partai yang dipimpinnya sudah mengantongi 7 kursi DPRK, bukan tidak mungkin peluang untuk mengusung mantan guru MTsN Tungkop terbuka lebar, apalagi jika menggunakan mesin politik sang kakak di pilkada lalu.

4. Ustadz Irawan Abdullah

Anggota DPRA dari PKS, Tgk Irawan Abdullah atau juga akrab disapa Ustaz Irawan disebut-sebut sebagai calon Bupati Aceh Besar dari PKS dalam Pemilukada 2024.

Setidaknya hal ini disampaikan Ketua Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera atau DPW PKS Aceh, Tgk H Makhyaruddin Yusuf, saat membuka Rakerda PKS Aceh Besar.Yang berlangsung di Hotel Permata Hati, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Minggu (22/5/2022).

Keputusan PKS mengusung Ustad Irawan ini bukan lah tanpa alasan Ia merupakan sosok pendidik, penceramah, ustaz, sekaligus pendiri pesantren dan lembaga pendidikan. Irawan juga merupakan salah seorang pendiri Dayah Darul Qur’an Aceh di Aceh Besar, yang dulunya bernama Dayah Darul Hijrah di bawah Yayasan Waqaf Haroen Aly.

Lembaga ini memadukan program pendidikan umum dan agama secara kuantitatif dan kualitatif.

jika di lihat dari kursi DPRK Aceh Besar, saat ini PKS sudah mengantongi 5 kursi DPRK sebagai nilai tawar yang lumayan untuk mengajukan paslon.

5. Ansari Muhammad

Dibanding nama lain, Ansari Muhammad Termasuk yang paling muda, politis dari partai Gorkal yang juga anggota DPR Aceh saat ini, diisukan akan maju pada pilkada Aceh Besar mewakili kaum mileniel.

Sosok yang di nilai aktif di berbagai bidang sosial merupakan anggota DPRK Aceh Besar masa bakti 2014-2019 dan juga ketua Palang Merah Indonsia (PMI) Aceh Besar.

Pria yang akrab dengan sembutan , Ansari Muhammad ini dinilai mempunyai suara dari rakyat yang mayoritas berasal dari akar rumput. Dukungan ini tentu sangat wajar, karena selama menjadi anggota DPRA Aceh Besar, Ansari selalu dekat dengan konstituennya.

Pemilik suara 9 186 pada pilkada 2019 ini kerap disebut-sebut bakal ikut meramaikan kontestasi Pilkada 2024 nanti.

6. Ir. Yusmadi MM

Mantan kadis PU Aceh Besar bukanlah orang asing dalam dunia politik, pada penghelatan pilkada 2012 lalu iya pernah maju sebagai calon Bupati Aceh Besar berpasangan dengan Amiruddin Usman Daroy namun mereka kalah dari pasangan Mukhlis Basyah- Samsulrizal.

Dari pantau media ini nama Yusmadi diperbincangkan oleh masyarakat Aceh Besar melalui voling baik di Facebook dan group WhatsApp.

Dengan modal pengalaman di Pemerintahan baik di Kabupaten dan Provinsi, Yusmadi yakin dan mampu dengan pengalamannya bisa membawa Aceh Besar ke arah yang lebih baik.

Itulah nama nama yang sering menjadi perbincangan Masyarakat Aceh Besar yang di himpun media ini, semua masih isu, belum final, kita tunggu saja tanggal mainnya. Yang jelas politik itu dinamis, tidak ada teman atau kawan abadi, yang ada hanya kepentingan sejati.