INTIMES.co.id | Banda Aceh – Para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ikut memamerkan hasil olahannya di acara Expo UMKM Aceh 2023 yang digelar di Taman Seni dan Budaya Aceh, Banda Aceh, 6-8 Maret 2023.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Koperasi dan UMKM Aceh dengan tujuan memberikan apresiasi kepada pelaku usaha dalam mendongkrat pertumbuhan ekonomi di Aceh.

Salah satu UMKM yang unik adalah Dhiet Handmade. UMKM yang berdiri sejak 2021 ini menawarkan sejumlah produk dari bahan dasar rajutan yang unik dan cantik serta menggemaskan.

Owner Dhiet Handmade, Faridah Hanum, mengatakan bahwa awalnya nama UMKM ini adalah Hanum Kraft Gallery, namun ketika didaftarkan ke Hak Kekayaan Intelektual (HaKI) nama tersebut sudah ada yang pakai.

“Awalnya namanya Hanum Kraft Galery.
Pas ikut-ikut pelatihan disuruh daftar HaKI dulu biar ada hak paten. Ketika dicoba daftar, di HaKI-nya udah ada yang pakai nama itu. Karena nggak bisa double, yaudah diganti nama yang sekarang,” kata Farida Hanum, Selasa (7/3/2023).

Farida mengatakan, produk Dhiet Handmade yang paling banyak diburu adalah rajutan sepatu untuk anak-anak. Selain itu, produk ini juga kerap dijadikan hadiah atau kado berbagai kegiatan.

Menurutnya, hasil olahan Dhiet Handmade merupakan produksi sendiri. Disana, dirinya juga memperkerjakan ibu-ibu rumah tangga jika ada pesanan partai besar.

“Kita produksi sendiri ini. Bahan dasarnya rajut, produknya gantungan kunci, bros, sepatu hingga berbagai handmada lainnya,” ujarnya.

Kemudian, kata Farida, sistem pemberian gaji juga berbeda dengan yang biasanya. Pihaknya membayarkan gaji pekerja sesuai jumlah produk yang dihasilkan.

“Jadi kalau dia bisa produksi 10 sepatu, maka jumlah itulah yang kita bayar. Jadi nggak saya gaji perbulan,” ungkapnya.

Farida mengatakan, selama ini pihaknya turut mendapatkan permodalan hingga pelatihan untuk owner pelaku usaha dari Dinas Koperasi dan UMKM Aceh. Sehingga sangat mambantu usahanya hingga kini.

“Baru-baru ini juga dapat pelatihan dari pemerintah untuk ownernya, seperti menyusun proposal dan lain-lain,” jelasnya.

Farida menyebutkan, Dhiet Handmade juga kerap mengikuti beberapa Expo UMKM yang digelar di Aceh. Menurutnya, kegiatan UMKM seperti ini dapat meningkatkan penjualan produknya.

“Saya sudah beberapa kali ikut expo seperti ini. Dengan adanya expo ini bisa meningkatkan penjualan kita dan menambahkan jaringan dari UMKM lainnya,” kata dia.

Bagi masyarakat yang ingin membeli produk tersebut, dapat memesan langsung melalui instagram Dhiet Handmade. Jumlah pesanan bisa partai kecil maupun besar.

“Kita juga bisa bayar digital seperti transfer dan Qris. Saat ini kita titip produknya di beberapa toko di kawasan Lambhuk,” katanya.

Ia berharap pemerintah dapat memperbanyak pelatihan bagi pekerja dibidang UMKM. Sehingga manfaatnya lebih dirasakan dan penjualan dapat meningkat.

“Setidaknya ada pelatihan untuk pekerjanya juga, tapi berhubung bidangnya beda-beda kayaknya agak susah. Kan bidang pekerja itu banyak dia nggak satu pekerja bisa merangkap semua bidang,” ujar Farida. (ADV)