INTIMES.co.id | MEDAN – Ikatan Mahasiswa Petenakan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara bekerjasama dengan Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) menggelar Kontes Ternak dan Kambing yang diikuti oleh peternak dari berbagai daerah di Sumatera, Minggu (9/6).

Fabian Joshua Manurung selaku Ketua Panitia menyampaikan bahwa kontes ini sengaja digelar untuk silaturahmi antar peternak.

“Karena peternaknya ini ada yang dari Riau, lalu Sumatera Barat, dan tentunya dari Sumatera Utara juga,” ucapnya.

Hadir Ketua Program Studi Peternakan Dr. Ir. Ma’ruf Tafsin, M.Si, IPM dalam sambutannya menyampaikan bahwa kontes ini merupakan kontes kedua yang digelar sebagai project based learning.

“Kontes ini melatih mahasiswa untuk membuat kegiatan yang outputnya mereka bisa belajar bagaimana ternak yang sehat dan baik,” terangnya.

Di samping itu, Dr. Ma’ruf juga memberikan apresiasi kepada para peternak yang selama ini menggeluti pekerjaannya.

“Selain ketersediaan daging, bayangkan jika tidak ada peternak bagaimana akan terlaksananya kurban misalnya. Apresiasi kepada seluruh peternak di Sumatera,” ucapnya.

Menyambung keberadaan peternak, Ketua HPDKI Sumut Muslim Sembiring, S.Pt, M.Pt, mengatakan bahwa dilakukannya kegiatan ini juga mengajak para peternak untuk bersama mewujudkan peningkatan pasar domba.

“Bagaimana tentunya kita bisa sama-sama menggenjot pasar domba dan kambing agar meningkat terkhusus di wilayah Sumatera ini,” ujarnya.

Wakil dekan II Fakultas Pertanian Ir. Revandi Iskandar Muda Damanik, M.Si, M.Sc, PhD secara resmi meresmikan kontes yang bertema ‘Majukan Kualitas Ternak Nasional Bangga Dengan Bibit Sumatera Utara’ ini.

Kontes Ternak ini digelar dengan terbagi atas dua perlombaan yakni perlombaan Kambing PE (Peranakan Etawa) dan Perlombaan bobot.

Salah satu peserta kontes, Nuhu Darwi mengaku turut senang dengan diadakan kontes tersebut.

“Saya senang mengikuti kontes ini karena bukan tentang hadiah yang dicari melainkan bagaimana kita sesama peternak bisa maju menciptakan swasembada daging,” tukasnya.[]

Fakhrur
Editor