INTIMES.co.id – Belajar bahasa Asing merupakan pembelajaran berbasis keterampilan yang membutuhkan beragam pendekatan dan teknik. Proses pendidikan maupun pelatihan sendiri untuk saat ini banyak dipengaruhi oleh kemajuan teknologi digital. Penggunaan teknologi adalah solusi terbaru untuk menjawab tantangan saat belajar bahasa Asing, terutama bahasa internasional, yaitu bahasa Inggris yang merupakan bahasa paling populer untuk dipelajari. Menguasai bahasa inggris sudah seperti suatu keharusan dan keterampilan yang harus dimiliki semua orang. Dengan menguasai bahasa Inggris, kita akan siap untuk bersaing secara nasional, global atau internasional dengan tes-tes tertentu, misalnya dengan Test of English as a Foreign Language (TOEFL) atau International Language Testing System (IELTS).

Belajar bahasa Inggris dapat dilakukan melalui kursus pelatihan maupun dilakukan secara otodidak dengan kunci keberhasilan, yaitu adalah konsisten dalam mempelajarinya dan bagaimana cara kita mempunyai trik-trik tertentu untuk menghafal vocabulary (kosakata), grammar (tata bahasa), dan tenses (kala). Dengan mempelajari hal-hal tersebut maka kita akan mampu untuk melakukan sebuah percakapan atau conversation sesuai dengan bahasa Inggris/ bahasa Asing yang kita pelajari. Vocabulary atau kosakata merupakan komponen dasar yang harus dikuasai peserta didik sehingga dapat mengembangkan kemampuan bahasa lain seperti mendengarkan, menulis, membaca dan mendengarkan. Untuk itu, dalam menguasai suatu bahasa dengan baik maka, peserta didik pastinya harus memiliki banyak kosakata yang dihafal. Oleh karena itu, aplikasi Duolingo ini dapat membantu untuk menambah kosakata pengguna setiap harinya yang dirangkai dalam bentuk bermain dan belajar.

Duolingo merupakan aplikasi yang bisa digunakan sebagai media pembelajaran bahasa Asing yang bisa diunduh dan diinstall melalui smartphone. Duolingo memiliki berbagai pilihan bahasa yang bisa dipilih pengguna untuk dipelajari. Diantaranya, yaitu ada bahasa Inggris, Korea, Arab, Spanyol, Prancis, Belanda, dan bahasa lainnya yang tersedia untuk dipilih. Duolingo termasuk game edukatif yang menyajikan pembelajaran bahasa asing dengan berfokus pada pengayaan kosakata. Duolingo bukan berisi video pembelajaran seperti aplikasi lainnya, tetapi menyajikan soal-soal yang disajikan dalam bentuk permainan yang bervariasi, interaktif dan tidak membosankan. Untuk isi pembelajarannya sendiri terdapat materi dasar, jamak, frasa umum, hewan, makanan, pakaian dan sejenisnya. Untuk pengguna pertama kali akan diperkenalkan dengan beberapa kata atau frasa yang terkait dengan setiap topik dalam isi pembelajaran/modul.

Kemudian, setiap topik isi pembelajaran akan ada serangkaian latihan dalam berbagai format pembelajaran misalnya, menerjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia begitupun sebaliknya, mencocokkan kata-kata, mendengarkan kata-kata, mengucapkan kata-kata, memilih kata-kata yang hilang dan lainnya. Jika kita membuat kesalahan saat menjawab soal akan ada umpan balik jawaban yang benar sehingga kita bisa tahu bagian mana yang salah dan bagaimana jawaban yang benarnya. Dan jika terdapat pertanyaan yang dijawab dengan salah akan diulang sampai pengguna mendapatkannya dengan benar. Lama sesi ini berkisar 5 menit bahkan kurang dari itu sesuai dengan kemampuan menjawab dari pengguna. Pengguna bisa membuka modul atau isi pembelajaran selanjutnya atau naik ke level berikutnya setelah mereka menyelesaikan topik dari modul sebelumnya. Untuk nilai dari hasil pembelajaran disebut dengan Experience Point (XP), jumlah XP yang kita dapatkan akan diadu dengan XP pengguna atau pelajar-pelajar Duolingo lainnya dari seluruh dunia.

Duolingo memiliki fitur tantangan runtunan dimana setiap pengguna akan tercatat setiap harinya jika membuka dan memulai pembelajaran dalam aplikasinya. Hal ini akan memotivasi dan membuat pengguna konsisten untuk belajar bahasa Inggris setiap hari, walaupun hanya sebentar. Sesibuk apapun kita setidaknya kita bisa menambah kosakata baru ataupun mengingat apa yang sudah dipelajari sebelumnya. Karena dalam satu sesi pembelajaran bisa dikatakan tidak begitu sulit dan menyenangkan karena disajikan dalam bentuk game yang variatif. Jika kita bisa mencapai runtunan 100 hari maka dikatakan kita sudah belajar bahasa asing selama 100 hari dalam aplikasi tersebut. Hal itu tentunya menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi penggunanya, karena menjadi sebuah bentuk komitmen dari kekonsistenan mereka dalam mempelajari suatu bahasa Asing.

Hal lain yang memotivasi pengguna adalah adanya peringkat di setiap liga, pengingat setiap hari dan tampilan profil pengguna yang ditampilkan seperti aplikasi sosial media. Dalam aplikasi Duolingo terdapat 10 liga atau kompetisi, yaitu liga perunggu (Bronze), liga perak (Silver), liga emas (Gold), liga safir (Sapphire), liga rubi (Ruby), liga zamrud (Emerald), liga Amethyst, liga mutiara (Pearl), liga Obsidian dan liga berlian (Diamond). Pengguna dalam peringkat 7 teratas diliganya akan maju ke liga berikutnya. Semakin tinggi liga yang diikuti semakin banyak kita akan bertemu dengan pelajar-pelajar yang rajin. Dengan demikian akan semakin sulit untuk mendapatkan peringkat yang tinggi dalam liga tersebut karena persaingan semakin ketat.

Duolingo akan mengingatkan penggunanya untuk belajar baik setiap pagi atau malam harinya. Untuk tampilan profil ditampilkan seperti sosial media seperti Instagram, karena dalam aplikasi Duolingo pada tampilan profilnya terdapat follow dan following atau pengikut-mengikuti, jumlah runtunan hari, liga yang sedang diikuti, posisi peringkat dan total XP. Jadi, kita bisa menambahkan teman untuk saling mengikuti. Dari interaksi tersebut jika kita melihat peringkat, runtunan dan posisi teman lain lebih tinggi dari kita maka kita akan termotivasi untuk terus belajar dan naik ke level berikutnya. Dalam aplikasi ini kita juga bisa belajar beberapa bahasa sekaligus, tidak hanya satu bahasa dan bahasa yang sedang kita pelajari akan terlihat dalam profil pengguna kita.

Pada intinya, aplikasi Duolingo ini dapat membantu kita belajar bahasa dengan 4 aspek pelatihan, yaitu membaca, mendengar, menulis sekaligus berbicara. Aplikasi ini bukan hanya memilih atau mengetikkan jawaban yang benar saja atau pembelajaran yang monoton. Akan tetapi kita juga bisa mendengarkan native speaker bagaimana pengucapan yang benar dan melatih listening kita, belajar mengucapkan kata atau kalimat yang benar, menebak dengan menulis dan merangkai kata-kata dan berkompetisi dengan pengguna yang lain dari seluruh dunia. Belajar di Duolingo tidak terasa seperti belajar, tetapi lebih seperti bermain yang terdapat berbagai fitur lainnya yang tidak disebutkan di atas. Oleh karena itu aplikasi ini bisa membantu kita konsisten belajar bahasa Asing setiap hari tentunya dengan pembelajaran yang menyenangkan.

  • Tulisan ini adalah kiriman dari pembaca, isi dari tulisan di luar tanggung jawab redaksi!

Jika anda mempunyai tulisan berupa  Opini, Esai, Puisi, dan Cerpen silahkan kirim tulisan anda Kirimkan tulisan: https://intimes.co.id/kirim-tulisan/ atau melalui Email : redaksi@intimes.co.id. Setiap tulisan tentu akan melalui proses kurasi yang ketat, dan redaksi berhak menyunting dan melakukan penyesuaian lain seperlunya tanpa mengubah esensi isi dan pesan yang hendak disampaikan