Intimes | Ankara – Turki mengakhiri upaya pencarian korban gempa bumi di seluruh provinsi, kecuali di dua provinsi yang terdampak paling parah. Sejauh ini, total lebih dari 46.000 orang dikonfirmasi tewas akibat gempa berkekuatan Magnitudo 7,8 yang mengguncang wilayah Turki dan Suriah yang berbatasan.
Seperti dilansir Channel News Asia, Senin (20/2/2023), pengumuman diakhirinya upaya pencarian korban itu diumumkan badan bencana Turki pada Minggu (19/2) waktu setempat.

“Di banyak provisi kami, upaya pencarian dan penyelamatan telah selesai. Namun masih berlanjut di Provinsi Kahramanmaras dan Provinsi Hatay,” tutur kepala badan bencana Turki Yunus Sezer kepada wartawan di Ankara.

Pusat gempa M 7,8 yang mengguncang pada 6 Februari lalu ada di distrik Pazarcik, Kahramanmaras. Secara total, ada 11 provinsi di Turki bagian tenggara yang diguncang gempa pada saat itu.

Sezer menuturkan bahwa upaya pencarian dan penyelamatan berlanjut di sekitar 40 bangunan di provinsi tersebut memasuki hari ke-14, namun diperkirakan jumlahnya akan semakin berkurang pada Minggu (19/2) waktu setempat.

Ada banyak laporan soal tim penyelamat menemukan korban-korban selamat beberapa waktu terakhir, namun sekarang melambat. Tidak ada korban selamat yang ditemukan setidaknya dalam 24 jam terakhir.

“Akankah Anda berdoa untuk menemukan jenazah? Kami melakukannya … untuk mengantarkan jenazah kepada keluarganya,” tutur operator buldoser setempat, Akin Bozkurt, saat mesinnya menyisir reruntuhan bangunan yang ambruk akibat gempa di Kahramanmaras.

“Anda menemukan jenazah dari berton-ton puing. Keluarga menunggu dengan penuh harapan. Mereka ingin mengadakan seremoni pemakaman. Mereka menginginkan makam,” imbuhnya.

Menurut tradisi Islam, jenazah harus dimakamkan secepat mungkin.

Data terbaru menyebut lebih dari 46.000 orang tewas akibat gempa di Turki dan Suriah. Angka tersebut diperkirakan masih akan bertambah, dengan sekitar 345.000 apartemen di Turki mengalami kehancuran dan banyak orang dilaporkan hilang.

Tidak diketahui secara jelas jumlah korban hilang akibat gempa di Turki maupun Suriah.

Sumber : Detiknews.com