INTIMES.co.id | MEDAN – Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara (IKA FEB USU) menggelar acara Seminar Nasional di Gedung Bank Sumut, Minggu (20/8).

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan satu tahun kepemimpinan IKA FEB USU 2022-2026.

Seminar ini digelar bekerjasama dengan IKAFEBUSU, Bank Sumut, dan Bank Mandiri dengan mengangkat tema “Peranan Perbankan Nasional & Daerah Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional Dan Sumatera Utara”.

Adapun narasumber pada acara ini meliputi Direktur Compliance & Human Capital Bank Mandiri juga Ketua IKA FEB USU Agus Dwi Handaya (ADH) dan Direktur Utama Bank Sumut Babay Farid Wazid. Serta keynote speaker, Kepala OJK Regional 5 untuk SUMBAGUT Bambang Mukti Riyadi.

Ketua panitia, Rahmad Sembiring, turut serta Ketua Panitia Besar 1 Thn Ikafeb USU Kaswinata SE Ak, CA, MSP menyampaikan bahwa acara ini bertujuan bertukar pikiran antara akademisi dan praktisi ekonomi serta profesional.

“Peserta seminar nasional terdiri dari pebisnis, dosen, dan praktisi perbankan dengan jumlah peserta lebih dari 150 orang, dari 20 institusi, serta pimpinan perbankan dan universitas PT & PTS di Kota Medan,” ucapnya.

Disamping itu Dirut Bank Sumut Babay Farid Wazid sebagai narasumber dalam paparannya menyampaikan peran bank daerah dalam empat aspek.

“Kepercayaan, pengembangan, pelayanan, dan modal intelektual, menjadi empat aspek penting yang harus ada,” paparnya.

Ia pun juga menekankan pentingnya kerjasama Bank Sumut dengan pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah, pendanaan UMKM, serta bantuan subsidi.

“Salah satu upayanya memberikan pendanaan kepada produsen khususnya UMKM dan juga penyaluran bantuan subsidi dari pemerintah sebagai pendukung,” jelasnya.

Dilanjut dengan materi dari Ketua IKA FEB USU Agus Dwi Handaya yang juga menjabat sebagai Direktur Compliance & Human Capital di Bank Mandiri. Ia menyoroti peran dominan bank nasional dan daerah sebagai pendorong ekonomi.

“Peran bank nasional meskipun laba turun saat pandemi, namun, laba telah naik dalam dua tahun terakhir, bahkan melampaui sebelum pandemi, menunjukkan pengaruh perbankan terhadap ekonomi,” terangnya.

Untuk itu, Agus kembali menitikberatkan bahwa peran perbankan Nasional begitu penting.

“Perbankan nasional dan daerah menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah dan nasional. Peran perbankan memberi pengaruh bagi pergerakan ekonomi nasional dan daerah,” tegasnya.

Acara ini pun membawa pengaruh positif bagi para peserta dengan hasil yang diharapkan memberi panduan kebijakan untuk masalah ekonomi daerah terutama di Sumatera Utara.[]

Fakhrur
Editor