INTIMES.co.id | BANDA ACEH – Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh Bakri Siddiq, mengantar langsung bantuan masa panik untuk Hendra Yulizar dan keluarga, korban kebakaran di Gampong Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa, Jumat (24/3).

Didampingi Kadinsos Arie Maula Kafka dan unsur muspika setempat, pj wali kota membawa bantuan berupa paket sembako, pakaian, selimut, perlengkapan salat, hingga berbagai kebutuhan dapur dan sekolah, serta sejumlah uang tunai.

Lihat juga: Achmad Marzuki Lantik Alhudri Sebagai Pj Bupati Gayo Lues

Rumah permanen milik Hendra terbakar pagi tadi, sekira jam 5.50 WIB. Kebakaran diduga terjadi akibat korsleting di area meteran listrik. Petugas DPKP berserta empat unit armada pemadam kabakaran berhasil memadamkan api pada jam 07.00 WIB.

Kepada warganya yang tengah ditimpa musibah tersebut, Bakri Siddiq berharap agar dapat bersabar dan tabah menghadapinya.

Lihat juga: Anggota DPRK Abdya Gugat DPP dan DPC PNA 

“Semua sudah diatur oleh Allah SWT. Semoga akan diberi yang lebih baik, apalagi musibah ini terjadi di bulan suci Ramadan,” kata Bakri.

Terkait bantuan masa panik yang diserahkan, ia berharap bisa bermanfaat untuk meringankan beban Hendra berserta istri dan tiga anaknya pasca bencana.

“Ini bulan penuh kesabaran. Insyaallah ada hikmah dibalik musibah. Mari kita lebih giat lagi berkerja dan beribadah,” ujarnya.

Usai menyerahkan bantuan masa panik secara simbolis, pj wali kota kemudian meminta pihak Baitul Mal untuk mendata rumah korban untuk pemberian bantuan lebih lanjut.

“Baitul Mal tolong dibantu warga kita yang ditimpa musibah ini,” ungkap dia.

Tak lupa, Bakri Siddiq mengimbau masyarakat agar lebih hati-hati dan waspada terhadap bahaya kebakaran.

“Dicek betul apakah kompor dan peralatan elektronik sudah dimatikan sebelum kita tidur atau keluar rumah. Penting juga untuk mengecek instalasi listrik secara berkala,” ujarnya.

“Dan jika terjadi kebakaran, baik di rumah kita maupun tetangga dan lingkungan sekitar segera hubungi telepon darurat 0651 113. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh siaga 24 jam sehari. Ingat, dahulukan keselamatan jiwa ketimbang harta benda,” ujarnya lagi.[]