INTIMES.co.id | Papua – SatgasOperasi Damai Cartenz masih terus melakukan pencarian Pilot Susi Air, Kapten Philips Mark Mahrtens yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya.

Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI JO Sembiring meminta Egianus Kogoya, untuk menyerahkan diri ke polisi. Berikut sejumlah faktanya:

1. Minta Egianus Kogoya dan Kelompoknya Menyerahkan Diri

“Saya berharap Egianus Kogoya segera menyerahkan diri ke polisi karena bila tidak akan dikejar dan ditangkap,” kata Brigjen TNI Sembiring di Jayapura.

Jenderal Kopassus ini ditunjuk sebagai Komandan Kolakops TNI, untuk membebaskan pilot Susi Air menyatakan bila tidak segera menyerahkan diri maka dirinya akan memimpin pengejaran dan penangkapan terhadap Egianus.

“Tugas saya adalah mengejar dan menangkap, sehingga diharapkan Egianus segera menyerahkan diri ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Sembiring.

Baca Juga : 14 Hari Penyanderaan Pilot Susi Air di Papua, TNI-Polri Tutup Ruang Gerak KKB

2. Operasi Pembebasan Diakui Tidak Mudah

Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI JO Sembiring mengatakan, dalam melaksanakan operasi pembebasan tidak mudah karena untuk mencapai titik satu dengan titik lainnya hanya dapat dilakukan menggunakan pesawat atau helikopter sehingga harus benar-benar diperhitungkan.

“Mudah-mudahan pilot Susi Air yang berkebangsaan Selandia Baru dapat segera dibebaskan dengan selamat termasuk anggota yang terlibat di dalamnya,” kata Sembiring.

Jenderal bintang satu ini mengakui operasi pembebasan sandera masih berlangsung sehingga banyak hal yang tidak bisa disampaikan ke publik. Namun bila operasi selesai maka semuanya akan disampaikan ke publik.

3. Kelompok KKB Terpecah Belah

 Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI JO Sembiring menjelaskan, ada laporan bila KKB sudah terpecah menjadi beberapa kelompok dan hal itu diharapkan terus berlanjut sehingga mereka tidak bersatu.

Saat ini, KKB pimpinan Egianus Kogoya sudah terpecah belah dalam beberapa kelompok setelah adanya operasi penyelamatan dari pasukan elite TNI-Polri.

4. Satgas Sudah Deteksi Keberadaan Egianus Kogoya

Pangdam Cenderawasih Mayjen TNI Muhammad Saleh Mustofa mengatakan, ada sasaran utama dan sasaran terkandung yang kemungkinan bisa mendukung sasaran utama.

“Sasaran inilah yang kita lakukan operasi, kita kuasai kita duduki dan sudah kita deteksi. semuanya sudah kita deteksi keberadaannya,” ujarnya.

Jenderal bintang dua ini juga mengapresiasi kepada para tokoh, namun pihaknya masih menunggu hasil yang nyata.

“Dan kepercayaan sepenuhnya diberikan kepada para tokoh agama dan tokoh masyarakat agar pilot tersebut dapat dilepaskan,” kata Saleh.

Sumber :Okezone